Indah Muslichatun

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Kebahagiaan...Happiness

Ketika orang ditanya..."Apa yang kamu cari dalam hidup ini?", kebanyakan orang akan berkata...kebahagiaan...happiness, dalam Bahasa Inggris. Dan ketika pertanyaan dilanjutkan.."Dan apa yang membuatmu bahagia?", maka jawabannya akan beragam. Ada yang menjawab dia bahagia kalau dia kaya, punya uang banyak dan bisa melakukan apa pun yang ingin dia lakukan, ada yang berkata, kebahagiaan baginya adalah apabila dia bisa memberangkatkan orang tuanya pergi haji, atau ada pula yang bilang bahwa dia bahagia ketika dia bisa berkumpul dengan seluruh keluarga besarnya. Tiap orang mempunyai sarana bahagia yang berbeda-beda. Satu kata kesimpulan untuk beragamnya alasan untuk bahagia adalah ketika apa yang kita harapkan bisa terwujud. Is that right? Ketika seseorang sangat ingin memiliki sepeda motor, dan akhirnya dia mendapatkannya,- walaupun dengan cara kredit,-maka harapannya telah tercapai dan dia pasti bahagia. Di belahan bumi yang lain, seorang yang lain menginginkan sebuah helikopter, dan dengan kesungguhan usahanya, Tuhan mengijinkannya mampu membeli sebuah helikopter, dia juga pasti bahagia karena cita-citanya terwujud. Dua orang ini bahagia karena objek yang berbeda. Tetapi kira-kira rasa bahagianya sama tidak ya? Saya berani memastikan bahwa rasa bahagia yang mereka alami sama. Kualitas kebahagiaan mereka sama. Kok sama? Karena mereka sama-sama mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kok bisa? Karena Tuhan Maha adil. Dia memberikan rasa bahagia yang sama untuk objek yang berbeda. Kalau kualitas bahagia orang yang mendapatkan helikopter lebih baik daripada orang yang mendapatkan sepeda motor, so...kasihan donk orang miskin...ya, nggak? The problem is...kadang-kadang kita kehilangan harapan sehingga kita tidak punya alasan untuk mendapatkan kebahagiaan. Mengapa kehilangan harapan? bisa jadi karena harapan kita terlalu tinggi dan tidak realistis. Bisa jadi karena kita terlalu fokus pada apa yang telah diraih oleh orang lain di sekitar kita sehingga kita lupa bahwa ada harapan-harapan lain yang perlu diciptakan supaya kita punya alasan untuk bahagia. Kita sering iri dengan kebahagiaan orang lain, padahal orang lain bisa saja sebenarnya iri dengan kebahagiaan kita. Biasa..lah, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, kan? Inilah yang menyibukkan diri kita sehingga kita lupa membangun harapan-harapan sederhana yang pastinya akan membuahkan kebahagiaan demi kebahagian.....so, mari kita ciptakan sebanyak-banyaknya harapan supaya kita selalu punya alasan untuk bahagia di setiap waktu yang kita lalui.....We deserve to be always happy...don't we? Ketika orang ditanya..."Apa yang kamu cari dalam hidup ini?", kebanyakan orang akan berkata...kebahagiaan...happiness, dalam Bahasa Inggris. Dan ketika pertanyaan dilanjutkan.."Dan apa yang membuatmu bahagia?", maka jawabannya akan beragam. Ada yang menjawab dia bahagia kalau dia kaya, punya uang banyak dan bisa melakukan apa pun yang ingin dia lakukan, ada yang berkata, kebahagiaan baginya adalah apabila dia bisa memberangkatkan orang tuanya pergi haji, atau ada pula yang bilang bahwa dia bahagia ketika dia bisa berkumpul dengan seluruh keluarga besarnya. Tiap orang mempunyai sarana bahagia yang berbeda-beda. Satu kata kesimpulan untuk beragamnya alasan untuk bahagia adalah ketika apa yang kita harapkan bisa terwujud. Is that right? Ketika seseorang sangat ingin memiliki sepeda motor, dan akhirnya dia mendapatkannya,- walaupun dengan cara kredit,-maka harapannya telah tercapai dan dia pasti bahagia. Di belahan bumi yang lain, seorang yang lain menginginkan sebuah helikopter, dan dengan kesungguhan usahanya, Tuhan mengijinkannya mampu membeli sebuah helikopter, dia juga pasti bahagia karena cita-citanya terwujud. Dua orang ini bahagia karena objek yang berbeda. Tetapi kira-kira rasa bahagianya sama tidak ya? Saya berani memastikan bahwa rasa bahagia yang mereka alami sama. Kualitas kebahagiaan mereka sama. Kok sama? Karena mereka sama-sama mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kok bisa? Karena Tuhan Maha adil. Dia memberikan rasa bahagia yang sama untuk objek yang berbeda. Kalau kualitas bahagia orang yang mendapatkan helikopter lebih baik daripada orang yang mendapatkan sepeda motor, so...kasihan donk orang miskin...ya, nggak? The problem is...kadang-kadang kita kehilangan harapan sehingga kita tidak punya alasan untuk mendapatkan kebahagiaan. Mengapa kehilangan harapan? bisa jadi karena harapan kita terlalu tinggi dan tidak realistis. Bisa jadi karena kita terlalu fokus pada apa yang telah diraih oleh orang lain di sekitar kita sehingga kita lupa bahwa ada harapan-harapan lain yang perlu diciptakan supaya kita punya alasan untuk bahagia. Kita sering iri dengan kebahagiaan orang lain, padahal orang lain bisa saja sebenarnya iri dengan kebahagiaan kita. Biasa..lah, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, kan? Inilah yang menyibukkan diri kita sehingga kita lupa membangun harapan-harapan sederhana yang pastinya akan membuahkan kebahagiaan demi kebahagian.....so, mari kita ciptakan sebanyak-banyaknya harapan supaya kita selalu punya alasan untuk bahagia di setiap waktu yang kita lalui.....We deserve to be always happy...don't we?
DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post